Perbedaan Surat Lamaran dan Cover Letter: Mana yang Perlu Anda Pakai?

Saat melamar pekerjaan, Anda mungkin sering mendengar istilah surat lamaran dan cover letter. Keduanya tampak mirip, namun sebenarnya memiliki perbedaan penting. Lalu, mana yang perlu Anda gunakan saat melamar kerja? Mari kita bahas perbedaan dan fungsinya.

1. Pengertian Surat Lamaran

Surat lamaran adalah dokumen resmi dalam bahasa Indonesia yang berfungsi untuk menyampaikan maksud pelamar dalam mengajukan diri ke suatu posisi pekerjaan. Surat ini umumnya digunakan untuk melamar pekerjaan di perusahaan yang menggunakan format formal atau instansi pemerintahan.

Ciri-ciri surat lamaran:

  • Ditulis dalam bahasa Indonesia.
  • Mengikuti format surat resmi (ada tempat dan tanggal, perihal, lampiran, dan tanda tangan).
  • Umumnya dilampirkan dalam berkas lamaran bersama CV, fotokopi ijazah, dan dokumen pendukung lainnya.

Contoh penggunaannya:
Melamar sebagai staf administrasi di instansi pemerintahan atau BUMN.

2. Pengertian Cover Letter

Cover letter adalah versi modern dari surat lamaran, biasanya ditulis dalam bahasa Inggris, dan lebih banyak digunakan di perusahaan swasta, terutama yang berskala internasional. Cover letter menekankan “why you” — mengapa Anda cocok untuk posisi tersebut.

Ciri-ciri cover letter:

  • Ditulis dalam bahasa Inggris (terutama untuk perusahaan multinasional).
  • Gaya penulisan lebih personal namun tetap profesional.
  • Fokus pada pencapaian, pengalaman, dan motivasi melamar.
  • Biasanya terdiri dari 3–4 paragraf tanpa format surat resmi yang terlalu kaku.

Contoh penggunaannya:
Melamar posisi digital marketer di perusahaan startup atau korporasi global.

3. Perbedaan Utama

AspekSurat LamaranCover Letter
BahasaBahasa IndonesiaBahasa Inggris (umumnya)
FormatSurat resmiSemi-formal, lebih fleksibel
Gaya PenulisanFormal dan umumPersonal, berfokus pada value pribadi
Digunakan olehInstansi pemerintahan, BUMNPerusahaan swasta, internasional

4. Mana yang Harus Anda Pakai?

  • Jika melamar ke perusahaan lokal atau instansi pemerintahan → Gunakan surat lamaran.
  • Jika melamar ke perusahaan swasta, startup, atau multinasional → Gunakan cover letter.
  • Jika tidak disebutkan secara spesifik → Perhatikan bahasa pengumuman lowongan. Bila berbahasa Indonesia, surat lamaran lebih sesuai. Bila berbahasa Inggris, cover letter lebih tepat.

Kesimpulan:
Surat lamaran dan cover letter pada dasarnya memiliki fungsi yang sama, yakni memperkenalkan diri dan menyampaikan niat melamar pekerjaan. Namun, perbedaan bahasa, format, dan konteks penggunaannya penting untuk diperhatikan agar Anda terlihat profesional dan sesuai dengan budaya perusahaan yang Anda lamar.

Semoga artikel ini membantu Anda memilih dokumen yang tepat saat melamar pekerjaan!

Leave a Comment